Dasar-dasar Per…

Dasar-dasar Perilaku Kelompok

Pada P.T. Indokoei International

 

  1. I.                  Pendahuluan

 

Saya memilih perilaku kelompok pada P.T. Indokoei International, karena setiap perusahaan pasti memiliki dasar-dasar perilaku kelompok/organisasinya. Pada bagian isi, saya akan menjabarkan semuanya.

Definisi kelompok yaitu dua individu atau lebih, yang berinteraksi dan saling bergantung, bergabung untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu.

Kelompok terbagi menjadi kelompok formal dan kelompok informal. Kelompok juga terbagi dalam subklasifikasi kelompok komando; kelompok tugas; kelompok kepentingan; dan kelompok persahabatan.

Alasan-alasan paling populer yang dimiliki seseorang untuk bergabung dalam suatu kelompok adalah rasa aman, status, harga diri, afiliasi, kekuatan dan pencapaian tujuan.

Adapun tahap dalam perkembangan kelompok yaitu model 5 tahap terdiri dari pembentukan, timbulnya konflik, normalisasi, berkinerja dan pembubaran. Sedangkan untuk model alternatif (bagi kelompok sementara dengan tenggat waktu) terdiri dari (1) pertemuan pertama mereka menentukan arah kelompok tersebut;  (2) fase pertama dari aktivitas kelompok ini adalah inersia (ketidakaktifan); (3) sebuah transisi terjadi pada akhir fase pertama ini, tepat ketika kelompok tersebut menggunakan setengah dari waktu yang dimilikinya; (4) sebuah transisi yang mencetuskan perubahan besar; (5) sebuah fase kedua inersia mengikuti transisi tersebut; dan (6) pertemuan terakhir kelompok tersebut dikarakteristikkan oleh akselerasi aktivitas yang sangat mencolok. Keenam pola tersebut biasa disebut sebagai model ekuilibrium tersebar.

Kelompok kerja bukan merupakan sekumpulan orang yang tidak terorganisasi, tetapi memiliki hal-hal yang membentuk perilaku anggota serta membuatnya mungkin untuk menjelaskan dan meramalkan sebagian besar perilaku individu dalam kelompok dan kinerja kelompok itu sendiri. Hal-hal ini meliputi peran, norma, status, ukuran kelompok dan tingkat kekohesifan kelompok.

Peran adalah serangkaian pola perilaku yang diharapkan dikaitkan erat dengan seseorang yang menempati posisi tertentu dalam sebuah unit sosial. Didalam peran terdapat identitas peran, persepsi peran, ekspektasi peran dan konflik peran. Identitas peran adalah sikap-sikap dan perilaku-perilaku tertentu yang konsisten dengan sebuah peran. Persepsi peran adalah pandangan seorang individu atas bagaimaana ia harus bertindak dalam situasi tertentu. Ekspektasi peran adalah apa yang diyakini orang lain mengenai bagaimana anda harus bertindak dalam sebuah situasi tertentu. Sedangkan konflik peran adalah sebuah situasi dimana seorang individu dihadapkan dengan ekspektasi-ekspektasi peran yang berlainan.

Norma adalah standar-standar perilaku yang dapat diterima dalam sebuah kelompok yang dianut oleh para anggota kelompok. Dalam norma kelas umum terdapat norma kinerja, norma penampilan, norma pengaturan social dan norma alokasi sumber daya. Adapun kelompok referensi yaitu kelompok-kelompok penting dimana individu-individu menjadi anggota atau berharap untuk menjadi anggotanya dan dengan norma-norma yang kemungkinan akan disesuaikan oleh individu tersebut. Konformitas adalah cara seseorang menyesuaikan perilaku agar selaras dengan norma-norma kelompok disebut. Perilaku disengaja yang melanggar norma-norma organisasional signifikan, dan dengan melakukannnya, mengancam kesejahteraan organisasi atau anggota-anggotanya dinamakan perilaku menyimpang di tempat kerja.

Status adalah sebuah definisi atau pangkat yang didefinisikan secara sosial yang diberikan kepada kelompok atau anggota kelompok orang lain. Menurut teori karakteristik status, perbedaan dalam karakteristik status menciptakan hierarki-hierarki dalam kelompok. Status telah terlihat memiliki pengaruh-pengaruh menarik pada kekuatan norma dan tekanan untuk menyesuaikan diri. Interaksi di antara anggota kelompok dipengaruhi oleh status. Para anggota kelompok penting untuk percaya bahwa status hierarki itu setara. Ketika terjadi ketidaksetaraan, hal tersebut menciptakan ketidakseimbangan yang menghasilkan berbagai jenis perilaku korektif. Perbedaan kultural juga memengaruhi status, jadi pastikan anda memahami siapa dan apa yang menentukan status ketika berinteraksi dengan orang dari kultur yang berbeda dengan kultur anda.

Ukuran dari sebuah kelompok memengaruhi perilaku kelompok secara keseluruhan. Salah satu penemuan paling penting yang berhubungan dengan ukuran sebuah kelompok telah diberi label kemalasan sosial yaitu kecenderungan para individu untuk mengeluarkan usaha yang lebih sedikit ketika bekerja secara kolektif daripada ketika bekerja secara individual.

Kekohesifan adalah tingkat di mana para anggota kelompok saling tertarik satu sama lain dan termotivasi untuk tinggal di dalam kelompok tersebut.

Keunggulan pengambilan keputusan kelompok adalah kelompok dapat menghasilkan informasi dan pengetahuan yang lebih lengkap.

Kelemahan pengambilan keputusan kelompok adalah dalam sebuah keputusan kelompok, tanggung jawab dari anggota tunggal tidak jelas.

Saat memutuskan apakah menggunakan kelompok atau tidak, maka, pertimbangan harus diberikan untuk menilai apakah terdapat peningkatan dalam efektivitas yang lebih dari cukup, untuk menutup kerugian dalam efisiensi.

Pemikiran kelompok adalah fenomena yang menunjukkan norma konsensus melampaui penilaian atas sejumlah alternatif tindakan yang lebih realistis.

Pergeseran kelompok adalah perubahan risiko keputusan antara keputusan kelompok dan keputusan individu yang dibuat oleh anggota dalam kelompok dapat menjadi risiko yang konservatif atau lebih besar.

Adapun teknik-teknik pengambilan keputusan kelompok yang terdiri dari tukar pikiran, teknik nominal kelompok dan pertemuan dengan media elektronik. Bentuk pengambilan keputusan kelompok yang paling umum terjadi di dalam kelompok yang berinteraksi yaitu kelompok biasa, di mana para anggotanya saling berinteraksi secara tatap muka.

Tukar pikiran adalah sebuah proses pembangkitan ide yang secara khusus mendorong semua alternatif apa pun, sementara itu menahan kritik atas alternatif-alternatif tersebut. Tukar pikiran dimaksudkan untuk mengatasi tekanan pada konformitas dalam kelompok yang berinteraksi yang memperlambat perkembangan alternatif-alternatif kreatif.

Teknik kelompok nominal adalah sebuah metode pengambilan keputusan kelompok di mana para anggota individual bertemu secara tatap muka untuk menyatukan penilaian mereka dengan cara sistematis tetapi independen.

Pertemuan dengan media elektronik adalah sebuah pertemuan di mana para anggotanya berinteraksi menggunakan komputer, yang memungkinkan anonimitas komentar dan agregasi suara.

Sejumlah sifat kelompok menunjukkan hubungan terhadap kinerja, di antaranya adalah persepsi peran, norma, perbedaan status, ukuran kelompok dan kekohesifan.

Dalam hubungan persepsi peran kinerja, kesesuaian yang tinggi antara seorang atasan dan karyawan terhadap persepsi pekerjaan karyawan menunjukkan asosiasi yang signifikan dengan kepuasan kerja karyawan yang tinggi.

 

  1. II.               Isi

 

P.T. Indokoei International adalah perusahaan yang berasal dari Jepang yang merupakan perusahaan gabungan dari Nippon Koei Co., Ltd. yang bermarkas di Tokyo, Jepang, yang bergerak di bidang span teknik, ekonomi, dan jasa konsultasi keuangan untuk kawasan industri, seperti sumber daya air, listrik tenaga air, irigasi, pertanian, perbaikan sungai, transportasi, perkotaan dan pembangunan daerah, penilaian lingkungan dan berbagai macam bidang. Namun, pada intinya perusahaan ini bergerak di bidang Consulting (Jasa Konsultan), Engineering (Teknik) dan Research & Development / Personnel Training (Pengembangan Sumber Daya Manusia). Falsafahnya adalah bertindak dengan kesungguhan dan memberikan sumbangan kepada masyarakat melalui teknologi ”.

Dalam upaya mencapai tujuan-tujuannya, PT. Indokoei  International mempunyai Peraturan Perilaku Bisnis yang ditetapkan oleh grup perusahaannya yaitu Grup Nippon Koei. Peraturan Perilaku Bisnis Grup Nippon Koei (selanjutnya disebut sebagai “ Peraturan Perilaku Bisnis ”) mengatur sikap berbisnis secara khusus bagi para direktur, auditor perusahaan dan karyawan sesuai dengan “ Dasar-Dasar Perilaku Bisnis Grup Nippon Koei ”. Peraturan Perilaku Bisnis ini berlaku bagi seluruh direktur, auditor perusahaan dan karyawan (karyawan tetap, paruh waktu ataupun karyawan kontrak) Nippon Koei serta perusahaan yang bernaung dibawahnya, terdiri dari:

 

  1. 1.                  Masyarakat Luas

 

  1. A.                 Menghormati hak asasi manusia serta tunduk kepada undang-undang dan peraturan

 

Kita selalu menghormati hak asasi manusia dan tunduk kepada undang-undang dan peraturan yang berlaku di dalam negeri atau yang berlaku secara internasional serta norma-norma sosial lainnya karena kita semua merupakan bagian dari masyarakat secara keseluruhan.

 

A.i.       Kita menghormati hak asasi manusia serta tidak melakukan ketidakadilan dan diskriminasi

 

Kita selalu menghormati hak asasi manusia dan tidak melakukan diskriminasi terhadap siapapun baik dari segi ras, kebangsaan, jenis kelamin, pandangan, kepercayaan ataupun status sosialnya. Kita juga tidak diperkenankan untuk memperkerjakan anak dibawah umur karena hal tersebut bertentangan dengan peraturan yang ditetapkan oleh ILO (International Labour Organization – Organisasi Buruh Internasional).

 

A.ii.      Kita mematuhi undang-undang dan peraturan yang berlaku di dalam negeri atau yang berlaku secara internasional serta bertingkah laku dengan layak

 

Kita selalu memiliki sikap etika yang tinggi dan tunduk kepada undang-undang dan peraturan yang berlaku di dalam negeri ataupun yang berlaku secara internasional serta mematuhi peraturan yang diterapkan dalam perusahaan dan norma-norma sosial lainnya.

 

A.iii.     Kita mematuhi undang-undang dan peraturan persaingan

 

Kita selalu mematuhi peraturan dan undang-undang persaingan yang berlaku di dalam negeri ataupun yang berlaku secara internasional serta tidak melakukan pelanggaran ataupun tindakan-tindakan mencurigakan lainnya.

 

  1. B.                 Kontribusi kepada masyarakat setempat dan kepada dunia

 

Kita menghormati sejarah dan kebudayaan nasional setempat, serta memberikan kontribusi kepada dunia dalam bidang jasa teknis dan hasil produksi untuk memenuhi kebutuhan lokal dan regional. Disamping itu, sebagai anggota masyarakat pengusaha yang baik secara aktif memberikan kontribusi sosial untuk mensejahterakan dan meningkatkan keamanan masyarakat.

 

B.i.       Kita menawarkan teknologi yang tepat untuk kesinambungan pembangunan di negara-negara/daerah-daerah lain

 

Di dalam memberikan jasa teknologi dan hasil produksi, kita menghormati sejarah dan kebudayaan nasional setempat dari negara/daerah dimana jasa teknis dan hasil produksi dilaksanakan dengan tujuan agar dapat memberikan layanan teknologi yang tepat untuk kesinambungan pembangunan demi kepentingan klien dan pelanggan pada umumnya.

 

B.ii.      Kita menyumbangkan kemampuan teknologi kepada masyarakat

 

Keahlian kita bukan hanya merupakan aset perusahaan akan tetapi juga merupakan aset masyarakat umum. Kita berikan keahlian teknologi dan pengalaman kita melalui pertemuan-pertemuan akademis, kertas-kertas kerja dan ceramah-ceramah di luar perusahaan. Didalam pelaksanaan jasa teknis untuk negara berkembang kita berusaha untuk melakukan alih teknologi secara benar.

 

B.iii.     Kita berusaha mewujudkan masyarakat tanpa batas

Dalam memberikan layanan jasa teknis dan hasil produksi, kita juga mengikutsertakan masyarakat lemah dan berusaha untuk mewujudkan masyarakat tanpa batas.

 

B.iv.     Kita berikan bantuan kemanusiaan pada saat terjadinya bencana alam dan musibah lainnya

 

Sebagai warga negara yang baik kita memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam dan musibah lainnya.

 

B.v.      Kita melaksanakan kerjasama dan menggalang kegiatan sosial untuk membantu masyarakat setempat

 

Kita berusaha untuk melakukan kerjasama dengan masyarakat setempat dan menggalang kegiatan sosial dengan melakukan pelatihan serta mengirim tenaga pengajar ke berbagai organisasi dan masyarakat. Sebagai pengejawantahan kegiatan “ Kubota Foundation* (Yayasan Kubota) ” kita membuka kesempatan bagi para tenaga teknis dari negara-negara berkembang untuk meningkatkan keahlian mereka. (Catatan: *Mr. Kubota adalah penemu Nippon Koei Co., Ltd.)

 

B.vi.     Kita bekerjasama dengan lembaga-lembaga non-profit dan LSM untuk menanggulangi masalah-masalah khusus

 

Untuk mencapai pembangunan masyarakat yang sehat, kita berperan serta dalam kegiatan sosial dan konservasi lingkungan dengan melakukan kerjasama dengan lembaga-lembaga non-profit dan LSM serta rekanan lainnya untuk mengatasi masalah sosial.

 

  1. C.                 Perhatian terhadap masalah lingkungan

 

Kita berusaha untuk melestarikan lingkungan dengan cara penggunaan sumber daya secara tepat guna dengan tujuan untuk mewujudkan perbaikan lingkungan hidup agar manusia dan alam lingkungannya hidup berdampingan dengan serasi.

 

C.i.      Kita memberikan kontribusi untuk pemecahan masalah pemanasan global dan membangun masyarakat daur ulang

 

Kita berusaha melakukan pengurangan sampah dalam kegiatan perusahaan dalam rangka pelestarian sumber daya dengan pelaksanaan daur ulang dan membangun masyarakat daur ulang. Kita canangkan kegiatan hemat energi misalnya dengan melakukan penghijauan.

 

C.ii.     Kita berusaha untuk mengembangkan jasa teknis dan hasil produksi yang inovatif agar dapat memberikan sumbangan dalam mengatasi masalah lingkungan hidup

 

Kita berusaha untuk membangun jasa teknis dalam bidang pelestarian dan pengembangan lingkungan, bio-energi dan hemat-energi, serta memberikan jasa teknis dan hasil produksi yang dapat mengurangi beban lingkungan hidup.

 

C.iii.    Kita membuang sampah dengan benar

 

Kita mengawasi dengan benar pembuangan sampah yang dilakukan dalam pelaksanaan kegiatan perusahaan. Terutama sampah yang berdampak terhadap kesehatan dan lingkungan hidup, kita harus memberikan perhatian dan pengawasan yang ketat untuk hal ini.

 

C.iv.     Kita mematuhi sepuluh prinsip lingkungan hidup Nippon Koei

 

Kita mematuhi sepuluh prinsip lingkungan hidup Nippon Koei sebagai prinsip yang mendasar untuk kelangsungan sumber daya alam dan menciptakan lingkungan hidup yang berkwalitas bagi kehidupan.

 

  1. D.                Perhatian terhadap masalah keamanan

 

Keamanan seluruh karyawan dan masyarakat umum di segala aspek pekerjaan perusahaan adalah merupakan kepentingan yang paling utama.

 

D.i.      Kita membentuk dan memelihara sistim pengelolaan keamanan dan dalam bertindak, keamanan merupakan prioritas yang tertinggi

 

Dalam pelaksanaan kegiatan perusahaan, kita membentuk dan memelihara sistim pengelolaan keamanan karena keamanan semua pihak yang bersangkutan merupakan prioritas yang tertinggi. Apabila diperkirakan kemungkinan terjadinya kecelakaan atau bencana yang membahayakan kegiatan kita, akan segera dilakukan penyelidikan dan pengamanan yang diperlukan serta pencegahannya.

 

                        D.ii.     Kita memiliki sistim pengelolaan krisis internal

                                               

Kita memiliki pedoman untuk digunakan saat krisis yang akan diterapkan sesuai dengan kepentingannya. Dalam hal terjadinya krisis, kita berusaha untuk melakukan penanganan dengan segera, membeberkan informasi yang terdapat di dalam dan di luar perusahaan dan mencegah agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.

 

  1. E.                 Penerapan keterbukaan dalam kegiatan perusahaan

 

Kita menerapkan komunikasi secara terbuka dan hubungan yang sehat dalam masyarakat dan mempraktekkan akuntabilitas dan transparansi yang dapat diandalkan di semua kegiatan perusahaan.

 

E.i.       Kita mengumpulkan informasi yang dibutuhkah secara ekstensif dan menerapkannya dalam kegiatan secara benar

Kita berusaha untuk mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya mengenai keadaan sosial, pengelolaan perusahaan dan informasi lainnya yang berkaitan dengan kegiatan perusahaan tidak terkecuali informasi negatif untuk direfleksikan dengan benar dalam kegiatan perusahaan.

 

E.ii.      Untuk hal-hal dan pada saat-saat tertentu kita tidak menutup informasi tentang perusahaan bagi para pelaku bisnis

 

Dengan tujuan untuk memenuhi persyaratan akuntabilitas, kita tidak menutupi informasi terhadap para pelaku bisnis tentang perusahaan untuk hal-hal yang ada kaitannya dengan lingkungan dan keamanan masyarakat secara benar dan pada waktu yang tepat. Yang kami buka hanya mengenai kenyataan tanpa ada hal-hal yang perlu disembunyikan atau diputarbalikkan.

 

E.iii.     Kita menerapkan saling pengertian dalam kegiatan perusahaan

 

Kita berusaha untuk menerapkan komunikasi dua arah secara positif dengan masyarakat dan pelaku bisnis bersangkutan untuk hal-hal yang berkenaan dengan kegiatan perusahaan pada waktu pelaksanaan kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat.

 

E.iv.     Kita memiliki hubungan yang sehat dengan partai politik dan

lembaga pemerintah

 

Kita memiliki hubungan yang saling terbuka dengan partai politik dan lembaga pemerintah serta menghindari tindakan persekongkolan yang menyebabkan sikap-sikap yang mencurigakan.

 

E.v.      Kita menghindari perdagangan gelap dengan seseorang atau kelompok yang bertingkahlaku anti sosial

           

Kita tidak akan pernah terlibat dalam perdagangan gelap atau memiliki hubungan dengan orang atau kelompok anti sosial yang membahayakan ketenteraman dan keamanan masyarakat. Kita berusaha menangani mereka dengan melakukan kerjasama dalam kegiatan perdagangan dengan pengusaha setempat serta berkolaborasi dengan polisi dan lembaga yang bersangkutan.

 

  1. F.                 Pengelolaan informasi

 

Kita melindungi dan mengawasi segala informasi yang diperoleh dari kegiatan usaha termasuk informasi pelanggan dan informasi pribadi serta menghindari terjadinya kebocoran atau penyalahgunaan informasi.

 

F.i.       Kita melindungi dan mengawasi informasi rahasia dengan ketat

 

Kita menjaga dan meningkatkan prasarana kerahasiaan informasi sesuai dengan “ Kebijakan Keamanan Informasi ”. Kita memahami pentingnya semua informasi yang diperoleh pada pelaksanaan pekerjaan termasuk informasi pelanggan dan informasi pribadi. Kita akan mengelola informasi dengan sebaik-baiknya mulai dari waktu pengumpulan, pencatatan, penggunaan serta pada waktu penghapusan.

 

F.ii.      Kita akan mengawasi kerahasiaannya dengan ketat

 

Sebagai dasar kegiatan bisnis, kerahasiaan dijaga secara ketat sesuai dengan persyaratan kontrak. Kita menjaga dan mengawasi segala informasi perusahaan yang terkait dengan pengelolaan, teknologi, pemasaran dan informasi lainnya yang diperoleh dalam pelaksanaan pekerjaan serta menjaga dari kemungkinan kebocoran dan penyalahgunaan informasi.

 

  1. G.                Respek terhadap kekayaan intelektual

 

Kita melindungi, mengawasi dan secara aktif menggunakan kekayaan intelektual milik kita dan juga milik orang lain

 

G.i.      Kita secara aktif menggunakan kekayaan intelektual yang kita miliki

           

Kita dengan aktif menggunakan kekayaan intelektual yang dimiliki perusahaan seperti misalnya keahlian teknis dan teknologi baru untuk disebarluaskan kepada masyarakat dan khalayak.

 

                        G.ii.     Kita dilarang menyalahgunakan kekayaan intelektual

 

Kita melindungi dan mengawasi kekayaan intelektual yang kita miliki dengan cara hak paten, hak cipta dan merek dagang. Kita dilarang menyalahgunakan hak-hak yang dimiliki orang lain seperti penggunaan perangkat lunak secara tidak sah atau dengan tidak benar.

 

 

  1. 2.                  Klien dan Pelanggan

 

  1. A.                 Tanggung jawab terhadap klien dan pelanggan

 

Dengan kesungguhan hati kita mememberikan jasa teknis dan hasil produksi yang terbaik dengan harga yang pantas untuk meningkatan kepercayaan klien dan pelanggan.

 

A.i.       Kita memberikan jasa teknis dan produksi yang terbaik

 

Kita akan memberikan layanan terbaik untuk kepuasan klien dan pelanggan dengan melaksanakan pekerjaan sepenuh hati dan memberikan jasa teknis dan produksi yang terbaik.

 

                        A.ii.      Dalam memberikan jasa teknis kita menganut paham kejujuran

dan kemandirian

 

Sesuai dengan etika teknis dan etika usaha, kita sebagai konsultan menganut paham kejujuran dan kemandirian dalam memberikan saran, penilaian dan keputusan profesional. Kita dilarang menerima sumbangan/hadiah dari pihak ketiga untuk bantuan atau fasilitas pekerjaan yang akan menimbulkan prasangka buruk.

 

A.iii.      Kita memberikan laporan berdasarkan pada data dan informasi yang benar

 

Kita dilarang memberikan data dan informasi yang tidak benar serta menjaga kredibilitas perusahaan kita dibidang jasa konsultan dan produksi. Pada saat pengumpulan informasi dan data dari pihak ketiga, kita harus memastikan kebenarannya dan obyektivitasnya.

 

A.iv.     Kita dengan kesungguhan akan mengatasi keluhan atau pengaduan atas kegiatan perusahaan

 

Apabila terdapat keluhan, pengaduan ataupun tuntutan atas kegiatan kita tidak hanya dari klien dan pelanggan akan tetapi juga dari masyarakat sekitar, kita harus segera dengan sungguh-sungguh mengatasinya.

 

  1. B.                 Melakukan usaha secara jujur dan terbuka

 

Kita melakukan kegiatan usaha berdasarkan pada kompetisi yang jujur dan terbuka dan menolak ketidakjujuran untuk memperoleh keuntungan.

 

B.i.     Kita melakukan kompetisi berdasarkan prinsip kejujuran dan kebebasan di segala kegiatan untuk mepromosikan kegiatan usaha

 

Kita menyampaikan usulan yang paling sesuai dengan harga yang pantas untuk informasi yang diperoleh secara sah berdasarkan prinsip kejujuran dan kebebaskan dalam persaingan. Kita dilarang memberikan potongan harga yang mungkin mengakibatkan dampak negatif terhadap kualitas dan keamanan.

 

B.ii.    Kita menerima dengan sungguh-sungguh penunjukkan yang dilakukan oleh klien

 

Kita menerima dengan sungguh-sungguh jika ada klien yang mengundang perusahaan kita untuk melaksanakan suatu proyek. Apabila kita harus menolak penunjukkan tersebut kita harus memberikan alasan kepada klien.

 

            B.iii.     Kita dilarang memberikan atau menerima suap

 

Dalam situasi apapun kita dilarang untuk memberikan atau menerima suap dan melakukan hal-hal yang mencurigakan serta penggunaan fasilitas secara berlebihan diluar batas yang bisa diterima oleh umum.

 

  1. C.                 Pengembangan teknis

 

Dengan kebanggaan profesional kita selalu berusaha untuk mengembangkan dan menerapkan teknologi yang paling mutakhir dalam kegiatan riset dan pembangunan serta mengakumulasi dan bertukar pikiran mengenai teknologi dan pengetahuan yang mutakhir.

 

C.i.      Kita berusaha untuk membangun teknologi dan keprofessionalan dengan ciri khusus

 

Kita selalu meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan pada mutu yang selalu konsisten terhadap perkembangan teknologi, peraturan perundang-undangan dan pengelolaan, serta menerapkan ketrampilan, perawatan dan ketekunan dalam layanan jasa berdasarkan pada asas keselamatan, lingkungan hidup dan hak asasi manusia.

 

C.ii.     Kita berpartisipasi dalam kegiatan masyarakat akademis dan masyarakat professional

 

Sebagai anggota yang bertanggung jawab dalam asosiasi masyarakat dan asosiasi professional, kita berpartisipasi dalam pertemuan-pertemuan untuk meningkatkan teknologi dan ilmu pengetahuan serta bertukarpikiran dengan anggota lainnya.

 

  1. D.                Kendali mutu secara menyeluruh

 

Kita melaksanakan kendali mutu secara menyeluruh untuk menjaga kecanggihan kualitas layanan jasa dan produksi.

 

D.i.      Kita melaksanakan kendali mutu secara menyeluruh sesuai dengan tata cara yang ditetapkan pada sistim pengelolaan kualitas

 

Kita melaksanakan kendali mutu secara menyeluruh atas layanan teknis dan produksi untuk kepuasan klien dan pelanggan dan untuk menjaga keamanan sesuai dengan tata cara yang ditetapkan pada sistim pengelolaan kualitas seperti misalnya ISO 9000s.

 

D.ii.     Kita menepati dengan ketat tanggal penyelesaian kontrak dan melakukan tagihan secara benar

 

Kita menyelesaikan layanan jasa dan pengiriman produksi tepat pada waktunya sesuai dengan tanggal yang tersebut dalam kontrak. Apabila terjadi keterlambatan karena hal-hal yang tidak dapat dihindarkan, segera setelah kita mengetahui akan adanya keterlambatan kita harus memberitahu kepada klien disertai alasan keterlambatannya, serta mendiskusikan/menyarankan beberapa opsi penanggulangan. Disamping itu, kita akan menyiapkan tagihan secara terperinci sesuai dengan kontrak.

 

D.iii.    Kita melayani klien/pelanggan dengan sungguh-sungguh atas cacat pada pekerjaan kita

 

Apabila terdapat cacat pada layanan jasa atau hasil produksi, kita akan mengatasi hal tersebut dengan sungguh-sungguh dan sesegera mungkin, serta menyelidiki sebab-sebab terjadinya cacat dan menghindari kejadian yang sama terulang. Kita segera melaporkan dan menjelaskan hasilnya kepada klien/pelanggan dan para pelaku bersangkutan.

 

 

  1. 3.                  Pemegang Saham dan Penanam Modal

 

  1. A.                 Hubungan dengan para pemegang saham dan penanam modal

 

Kita dengan aktif melakukan kerjasama dengan penanam modal dengan tujuan agar para pemegang saham dan penanam modal sangat memahami kegiatan pekerjaan kita untuk meningkatkan rasa percaya diri perusahaan serta demi kesinambungan pertumbuhan usaha

 

A.i.       Kita berusaha untuk menjaga keandalan perusahaan melalui kinerja perusahaan

 

Kita uraikan segala sesuatu mengenai kebijakan perusahaan agar seluruhnya mudah dipahami untuk meningkatkan keterbukaan dan kejujuran dalam pengelolaan sebagai jaminan atas keandalan pengelolaan perusahaan secara keseluruhan.

 

A.ii.      Kita memberikan informasi mengenai perusahaan sesegera mungkin berdasarkan asas kejujuran

 

Kita berusaha untuk mengembangkan kegiatan IR* bagi para pemegang saham dan penanam modal berdasarkan pada asas kecepatan dan kemudahan untuk memperoleh informasi perusahaan. Informasi yang diberikan terutama untuk hal-hal yang penting bagi para pemegang saham dan penanam modal, seperti misalnya filosofi pengelolaan, kebijakan pengelolaan, prakiraan usaha kedepan, neraca keuangan, keuntungan dan kebijakan dalam pembagiannya. (Catatan: *Investor Relations – Hubungan Penanam Modal)

 

A.iii.     Kita menjaga komunikasi dua-arah yang positif antar para pemegang saham

                       

Kesempatan yang penting untuk melakukan komunikasi antar pemegang saham dan perusahaan adalah pada saat dilakukannya rapat pemegang saham dimana mereka dapat lebih memahami tentang kegiatan perusahaan dan memperoleh hal-hal yang mereka butuhkan.

 

A.iv.     Kita menerapkan perundang-undangan dan peraturan bagi jual-beli yang dilakukan dalam perusahaan

 

Kita dilarang untuk memberikan informasi untuk mempengaruhi harga saham perusahaan kita dan perusahaan lainnya, sebelum dipublikasikan, untuk kepentingan perusahaan kita, perorangan ataupun pihak ketiga. Kita juga dilarang melakukan jual-beli saham yang dilakukan berdasarkan informasi dari dalam yang diperoleh melalui jabatan atau pengelolaan perusahaan, atau dari rekan kerja.

 

A.v.      Kita berusaha untuk memperkenalkan keterlibatkan perusahaan kita dalam pelestarian alam dan pekerjaan sosial

 

Kita memperkenalkan kegiatan perlindungan alam dan pekerjaan sosial yang kita lakukan kepada para pemegang saham dan penanam modal melalui kegiatan IR dan melakukan usaha agar mereka bisa lebih memahami.

 

  1. B.                 Akuntabilitas dan keterbukaan

 

Kita memberikan informasi kegiatan usaha kepada para pemegang saham dan penanam modal pada saat yang tepat dan dengan cara yang benar untuk meningkatkan keterbukaan dalam pengelolaan perusahaan dan meningkatkan kredibilitas perusahaan.

 

B.i.       Kita memberikan informasi kegiatan usaha pada saat yang tepat dan dengan cara yang benar

 

Kita memberikan informasi yang berkaitan dengan para pemegang saham dan penanam modal dengan benar dan sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku, dan kita memberikan informasi mengenai kegiatan usaha bagi para pemegang saham dan penanam modal pada saat yang tepat dan dengan cara yang benar. Informasi yang diberikan adalah informasi yang benar dan dilarang memberikan data dan informasi yang tidak benar.

 

                        B.ii.      Kita melakukan prosedur keuangan dengan benar

 

Kita melaksanakan administrasi keuangan dan pajak secara tepat dan benar sesuai dengan peraturan pajak dan secara umum dapat diterima dari segi prinsip-prinsip pajak dan juga sesuai dengan perundang-undangan dan peraturan yang berlaku.

 

 

  1. 4.                  Rekan Usaha

 

  1. A.                 Melakukan kegiatan usaha dengan jujur

 

Kita melaksanakan usaha perdagangan dengan jujur dan kesungguhan secara seimbang dengan rekan usaha berdasarkan saling percaya untuk keuntungan kegiatan usaha.

 

A.i.       Kita melaksanakan kegiatan usaha berdasarkan kontrak

 

Kita melaksanakan kegiatan usaha dengan tujuan baik sesuai dengan kontrak yang disetujui bersama sebelum ditetapkannya.

 

                        A.ii.      Kita dilarang untuk menyalahgunakan kekuasaan dalam mencapai

Persetujuan

 

Kita akan melaksanakan kerjasama dengan cara bersahabat dengan rekan usaha berdasarkan rasa saling percaya dan dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan beban atau kerugian serta campur tangan terhadap kegiatan usaha pihak lain.

 

                        A.iii.     Kita dilarang terlibat dalam entertainmen dan pemberian hadiah

 

Kita dilarang untuk menerima uang, hadiah dan entertainmen melebihi norma yang seharusnya.

 

  1. B.                 Pemilihan rekan usaha

 

Kita menerapkan kriteria dan kinerja yang jujur dalam pengadaan jasa dan barang-barang.

 

B.i.       Kita melaksanakan pengadaan berdasarkan pada kriteria dan kinerja yang jujur

 

Dalam pengadaan jasa dan barang, kita memilih rekan usaha berdasarkan pada penilaian yang adil dan jujur seperti misalnya, kemampuan mereka sesuai dengan kriteria pengadaan juga keamanan yang berkaitan dengan barang dan jasa, mutu, lingkungan, harga yang kompetitif, serta tanggal dan waktu penyelesaian dan pengiriman barang, juga harus sesuai dengan undang-undang dan norma-norma sosial yang berlaku. Kita juga berusaha agar rekan usaha menyetujui Dasar-dasar Perilaku Bisnis pada Grup Nippon Koei dan Peraturan Perilaku Bisnis Grup Nippon Koei dalam pengadaan serta mengevaluasi pertimbangan mereka dengan positif.

 

                        B.ii.      Kita melaksanakan kegiatan pengadaan secara jujur

 

Kita dilarang untuk memberikan hak khusus bagi rekan usaha tertentu dalam pelaksanaan pekerjaan.

 

 

  1. 5.                  Karyawan

 

  1. A.                 Menumbuhkan suasana kerja yang bersemangat

 

Dengan tujuan memiliki masa depan perusahaan yang terbuka, kita berusaha untuk menerima segala perbedaan, perorangan dan kreatifitas karyawan agar terwujudnya suasana kerja yang bersemangat dan nyaman.

 

A.i.       Perusahaan mencanangkan pekerjaan tanpa diskriminasi dan berpaham pada kesama-rataan

 

Perusahaan menghormati hak pribadi dan hak perorangan masing-masing karyawan, dan dilarang melakukan diskriminasi antar karyawan dalam pekerjaan atau diskriminasi antar ras, jenis kelamin, pandangan, kepercayaan dan status sosialnya dalam mempromosikan karyawan.

 

                        A.ii.      Perusahaan melarang ketidakadilan dalam memperlakukan karyawan

 

Perusahaan melarang perlakuan tidak senonoh terhadap karyawan yang disebabkan oleh perbedaan gender ataupun kekuasaan dan dilarang memperlakukan secara tidak adil terhadap karyawan ditempat kerjanya.

 

A.iii.     Perusahaan mengharapkan adanya kelancaran komunikasi di tempat kerja

 

Perusahaan menghargai kerjasama antara pegawai dan pihak pengelola untuk mewujudkan suasana kerja yang bersemangat dan nyaman serta untuk kesehatan jasmani dan rohani karyawan. Oleh karena itu, komunikasi yang lancar harus diusahakan diseluruh kegiatan perusahaan.

 

A.iv.     Perusahaan selalu mengevaluasi dan memperlakukan karyawan dengan adil dan jujur

 

Perusahaan selalu meninjau peringkat masing-masing karyawan agar dapat memberikan penilaian yang adil terhadap keahlian, kecakapan dan kinerja karyawan, serta memperlakukan karyawan dengan benar.

 

A.v.      Perusahaan berusaha untuk menyeimbangkan antara pekerjaan dan

kehidupan pribadi karyawan

 

Perusahaan berusaha untuk membuat lingkungan kerja yang lebih baik dimana kesehatan jasmani dan rohani para karyawan serta kenyamanan dalam perbedaan selalu terjaga atau lebih baik.

 

A.vi.     Perusahaan menghormati dan melindungi kepentingan pribadi karyawan

 

Perusahaan selalu menghormati dan melindungi kepentingan pribadi karyawannya dalam kapasitas yang berbeda. Kita menangani dengan benar segala informasi dan informasi pribadi dengan hati-hati pada waktu pengumpulan, pengawasan, penggunaan dan pada waktu penghapusan.

 

                        A.vii.    Perusahaan melarang adanya perbedaan kepentingan

 

Perusahaan melarang karyawan untuk terlibat dalam tindakan yang bisa mengakibatkan pertikaian disebabkan adanya perbedaan kepentingan dalam perusahaan.

 

A.viii.   Perusahaan membatasi kegiatan politik dan agama pada waktu jam kantor

 

Perusahaan menghormati keyakinan politik dan kepercayaan beragama masing-masing pegawai, akan tetapi kegiatan politik dan agama tidak diperkenankan di tempat pekerjaan pada waktu jam kantor dan ini merupakan peraturan.

 

  1. B.                 Peningkatan kapasitas

 

Perusahaan berusaha untuk mengembangkan kapasitas karyawan dengan mempertimbangkan etika professional, kreatifitas dan keahlian yang diakui.

 

                        B.i.       Perusahaan melaksanakan pendidikan dan latihan tentang etika

 

Perusahaan akan selalu menyarankan agar karyawan diberikan pendidikan dan latihan dalam bidang etika bisnis dan etika professional.

 

                        B.ii.      Perusahaan mendorong karyawan untuk meningkatkan keahliannya

 

Perusahaan akan selalu menjalankan sistim peningkatan pengetahuan dan ketrampilan professional karyawan.

 

B.iii.     Perusahaan akan membantu karyawan untuk melakukan kegiatan sosial

 

            Perusahaan memfasilitasi karyawan yang melakukan kegiatan sosial secara sukarela.

 

            Penerapan dan tinjauan dari perilaku-perilaku bisnis di atas meliputi:

 

  1. 1.                  Penetapan, penerbitan dan revisi

 

Dalam Nippon Koei, Peraturan Perilaku Bisnis ditetapkan dan diterbitkan berdasarkan pada persetujuan yang diberikan oleh presiden melalui kewenangan Rapat Mengenai Sikap Perusahaan Nippon Koei, dan bila diperlukan, revisi akan dibuat dengan prosedur yang sama. Bagi anak perusahaan Nippon Koei, Peraturan Perilaku Bisnis ditetapkan dan diterbitkan melalui proses persetujuan yang diberikan oleh masing-masing anak perusahaan dan bila ada bagian yang dirubah, harus memperoleh persetujuan terlebih dahulu dari Nippon Koei dengan catatan bahwa perubahan tersebut tidak bertentangan dengan Peraturan Perilaku Bisnis.

 

  1. Tanggung jawab para direktur, auditor perusahaan dan karyawan

 

Para direktur, auditor perusahaan dan karyawan bertanggung jawab atas pekerjaan masing-masing sesuai dengan Peraturan Perilaku Bisnis dan mengarahkan karyawan dibawah tanggung jawabnya untuk melakukan hal yang sama.

 

  1. 3.                  Pelanggaran atas Peraturan Perilaku Bisnis

 

Apabila terjadi pelanggaran atas Peraturan Perilaku Bisnis, akan dikenakan tindakan pendisiplinan sesuai dengan peraturan buruh.

 

  1. 4.                  Konsultasi dan pelaporan

 

Apabila karyawan memperoleh informasi dan merasa tidak pasti harus melakukan apa atau ragu-ragu kalau bertentangan dengan Peraturan Perilaku Bisnis, disarankan agar melakukan konsultasi atau melaporkan kepada atasan masing-masing. Atasan yang diajak berkonsultasi atau yang menerima laporan bertanggung jawab untuk memberikan respon secara benar. Apabila karyawan mengalami kesulitan ketika berkonsultasi atau melaporkan kepada atasan, mereka disarankan untuk berkonsultasi atau melaporkan kepada Helpline (jalur konsultasi dan laporan) Nippon Koei atau yang ada di anak perusahaan. Tidak diperkenankan untuk mengabaikan permintaan konsultasi atau penyampaian laporan yang dilakukan oleh karyawan.

 

  1. 5.                  Permintaan keterangan

 

Di Nippon Koei, kantor Komisi Pengelolaan Risiko Nippon Koei dan kantor bagian Komisi bertanggung jawab untuk memberikan respon terhadap permintaan keterangan mengenai Peraturan Perilaku Bisnis. Bagi anak perusahaan, permintaan keterangan dialamatkan kepada bagian yang bertanggungjawab yang terdapat didalam masing-masing anak perusahaan.

 

  1. III.           Penutup

 

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Dasar-dasar Perilaku Kelompok/Bisnis P.T. Indokoei International meliputi:

 

  1. Masyarakat Luas

 

  1. Menghormati hak asasi manusia serta tunduk kepada undang-undang dan peraturan

B.        Kontribusi kepada masyarakat setempat dan kepada dunia

  1. Perhatian terhadap masalah lingkungan
  2. Perhatian terhadap masalah keamanan
  3. Penerapan keterbukaan dalam kegiatan perusahaan
  4. Pengelolaan informasi
  5. Respek terhadap kekayaan intelektual

 

  1. Klien dan Pelanggan

 

  1. Tanggungjawab terhadap klien dan pelanggan
  2. Melakukan usaha secara jujur dan terbuka
  3. Pengembangan teknis
  4. Kendali mutu secara menyeluruh

 

  1. Pemegang Saham dan Penanam Modal

 

  1. Hubungan dengan para pemegang saham dan penanam modal
    1. Akuntabilitas dan keterbukaan

 

  1. Rekan Usaha

 

  1. Melakukan kegiatan usaha dengan jujur
  2. Pemilihan rekan usaha

 

  1. Karyawan

 

  1. Menumbuhkan suasana kerja yang bersemangat
  2. Peningkatan kapasitas

 

Serta penerapan dan tinjauannya dalam P.T. Indokoei International meliputi:

  1. Penetapan, penerbitan dan revisi
  2. Tanggung jawab para direktur, auditor perusahaan dan karyawan
  3. Pelanggaran atas Peraturan Perilaku Bisnis
  4. Konsultasi dan pelaporan
  5. Permintaan keterangan

 

IV.           Daftar Pustaka

 

  1. Robbins, Stephen P; Judge, Timothy A; 2009; Perilaku Organisasi, Edisi 12, Buku 1, Bab 9; Jakarta; Salemba Empat
  2. http://www.n-koei.co.jp/english/profile/conduct_ina.pdf; Pukul 12.00; Tanggal 10 Desember 2009
  3. http://www.indokoei.co.id/v2/page.php?display=content&id=company; Pukul 12.00; Tanggal 10 Desember 2009
  4. http://www.n-koei.co.jp/english/index.html; Pukul 12.00; Tanggal 10 Desember 2009
  5. http://www.n-koei.co.jp/english/profile/code_ina.pdf; Pukul 12.00; Tanggal 10 Desember 2009

 

Sampingan | Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s